Alhamdulillah,

mio drag 200cc
Beruntung kami atas kehadiran sonna yanmar, pebalap muda belia hasil
didikan Boyreng – pebalap legendaris surabaya- ke dalam formasi bengkel
kita. Ilmu setting motor yang dia miliki kita tambahi dengan ilmu
modifikasi mesin balap, hasilnya adalah sebuah kreasi mesin balap yang
bisa diandalkan…
Paketan mesin matic untuk pertama kalinya di request menjadi pacuan
kebut lurus hadir di rat motorsport, sidoarjo. Meski untuk yang pertama,
namun tidak menjadikan kami gagap dalam mengerjakannya. Selama ada buku
panduan modifikasi mesin, dan banyak ilmu korek mio kami semenjak
dahulu sebagai referensi. Ilmu terpenting utamanya adalah, meningkatkan
tenaga mio di putaran atas. Atau hasil pembelajaran dari ilmu
bore up mio. Dan banyak sejarah perjalanan kita modifikasi bore up baik dengan blok
bore up tdr , maupun dari
hasil kreasi sendiri.
Indahnya mengenang hasil karya, demi keyakinan pelanggan bahwa kami
mampu membuat mesin korek harian matic yang agak mantap tidak
tanggung-tanggung langsung kami praktik kan di dunia balap. Berikut
contekannya…

Hasil balap- timer motor 8,2 … pebalap pemula

Dari dalam cranckase, kruk as di stroke up , dijadikan langkah 62mm,
dengan coneccting rod OEM dimaksudkan meningkatkan torsi basic lebih
signifikan. Dari sini bisa dibaca bahwa konseptasi piston yang akan
diusung tak lebih dari 64mm. Karena dari perhitungan volume, bisa
dideterminasi volume silinder 199cc, mantap! Passs susunya eh.. pas cc
nya hahaha.
Pilihan piston jatuh kepada honda tiger, alasannya, ya murah meriah –
bisa dibuat kencang! hehehe… Katup kepala silinder langsung
dilengserkan dan diganti katup bajaj pulsar 200 cc, kenapa? Karena
batang stem lebih kecil, otomatis lebih ringan, harapannya kinerja mesin
lebih ringan dan tidak perlu pakai pir klep yang bagus (baca : mahal).
Pir klep standardnya mampu…

Piston tiger dibubut hingga dum 3 mm
Noken as papasan tidak berarti asal-asal an, teringat pada test cam
kita yang dibantu mas Irawan, mahasiswa ITS , yang agak “gila”
mengeluarkan banyak biaya untuk bore up di RAT dan membeli semua noken
as hingga merk SPS Thailand dipakai untuk tolak ukur di meja dynotest.
Ternyata ketemu profil yang paling pas diambil dari noken as kawahara
yang dimodifikasi ulang untuk menambah lifternya. Buka tutup cam di
hajar pada 64 setelah tmb, dan 30 sebelum tma. Durasi di 274 derajat tak
lengkap tanpa angkatan klep setinggi 9mm. Memang angka ini masih dalam
tahap coba-coba, kemungkinan akan ditingkatkan hingga lift 10mm, dengan
durasi 70/40, tapi pakai rocker arm roller… Hehehe tunggu saja
kedepannya

noken as baru roller cam, belum terpasang hehehe
Porting digeser dan dibesarkan sesuai patokan klep buang. Intake
manifold tetap standar bawaan mio, hanya karburator diganti dengan
keihin pe28mm khusus yang dijetting ulang oleh RAT. Hehehe… gak mau
kalah sama sudco :p Langusung ditancapkan pilot jet bawaan karburator
pj34mm dan main jet dari karburator pe24mm. Joss…
Pengapian mengusung total loss DC – System, dengan cdi jupiter BRT
Dualband dipercaya lebih galak dalam mengail rpm , dan koil Yamaha YZ
125 demi mencapai pembakaran yang sempurna. Knalpot mengandalkan dari
bahan stainless yang dipercaya lebih baik dalam mengatur panas gas
buang, ukuran kita percayakan cak sahek untuk membuat pipa sebesar 30mm.
Hehehe… Hitungannya lebih mirip-mirip sport 4tak 200cc.

piston tiger dibubut hingga dome 3mm
Hasilnya, saat diundang oleh bos Hellen cabe dari banyuwangi, final
matic 200cc kejurda jawa timur bisa merangsek no.6 disyukuri saja , toh
mesin memang baru nyala dan belum sempat melakukan banyak setting dan
eksperimentasi. Timer bersih motor masih 8,2 detik, karena dipotong
reaksi pebalap yang lambat, hampir 0,.2 detik. Serta dilihat dari tempat
start roda belakang masih banyak sliding, meski sudah memakai karet IRC
eatmydust, mungkin lupa kurang di burn out.
Tapi mungkin memang Allah maha adil, jika langsung juara, biasanya
jatuhnya juga cepat. Sedangkan bila naiknya perlahan, niscaya akan awet
bertahan menjadi juara. Meski timing handphone di jalan raya sudah bisa
kepala 7 koma besar, disyukuri aja meski belum keluar gambarnya

Namanya juga proyek sang joki yang ingin sehebat eko kodok… jadi kudu
belajar memahami mesin juga… Ke depannya tentu kami bisa menerima order
mesin lagi yang lebih JOSSS…

kick rat lagi membenahin rangka demi ketajaman timer event depan
TETAP SEHAT- TETAP SEMANGAT ! BIAR BISA MODIFIKASI MESIN TIAP HARI!!
Posting Komentar